RUMAH SEBAGAI TEMPAT SHALAT

Shalat sebagai ibadah mulia dan agung dalam Islam, ia harus diperhatikan oleh setiap muslim. Hendaknya seorang muslim tidak mengharamkan rumahnya dari kebaikan dan keberkahan ibadah yang agung ini. Caranya yaitu dengan melaksanakan shalat di rumah. Melaksanakan shalat di rumah bagi wanita (istri dan anak-anak perempuan) adalah jelas karena rumah adalah tempat terbaik bagi mereka, bagi laki-laki (suami dan anak-anak laki-laki) adalah dengan melaksanakan shalat-shalat sunnah di dalamnya karena untuk shalat wajib bagi laki-laki tempatnya adalah masjid. Firman Allah,

وَاجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قِبْلَةً وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ [يونس : 87]

“Dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu shalat serta gembirakanlah orang-orang yang beriman.” (Yunus: 87).

Ibnu Abbas berkata, “Menjadikan rumah sebagai kiblat, maksudnya adalah menjadikan rumah sebagai masjid (tempat shalat).”

Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ الصَّلاَةَ فِي مَسْجِدِهِ فَلْيَجْعَلْ لِبَيْتِهِ نَصِيْباً مِنْ صَلاَتِهِ فَإِنَّ اللهَ عز وجل جَاعِلٌ فِي بَيْتِهِ مِنْ صَلاَتِهِ خَيْراً .

“Apabila salah seorang dari kalian shalat di masjidnya maka hendaknya dia memberi bagian dari shalatnya kepada rumahnya karena Allah Azza wa Jalla menjadikan kebaikan di rumahnya karena shalatnya.” Diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir.

Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Itban bin Malik bahwa dia berkata kepada Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam, “Aku sangat ingin wahai Rasulullah, engkau datang kepadaku dan shalat di dalam rumahku sehingga aku menjadikannya sebagai mushalla (tempat shalat).” Ia berkata, Maka Rasulullah bersabda kepadanya, “Akan aku lakukan insya Allah.” Itban berkata, “Maka berangkatlah Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam dan Abu Bakar ketika siang nampak meninggi, maka Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam meminta izin, lalu aku mengizinkan kepada beliau, beliau tidak duduk sebelum masuk ke dalam rumah, lalu beliau berkata, “Di mana engkau suka aku melakukan shalat dari rumahmu?” Ia berkata, “Maka aku tunjukkan kepada beliau suatu arah dari rumahku, maka Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam berdiri kemudian bertakbir, lalu kami semua berdiri membentuk barisan dan Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam shalat dua rakaat kemudian salam.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mulai Konsultasi
Assalamualaikum, Ada yang bisa kami bantu?