Orang Tua, Setelah Allah Dan Rasul Nya

Kedua orangtualah yang menjadi sebab anak-anaknya berbahagia. Kedua orangtua lebih merasakan pahit dan susahnya mengasuh anak-anaknya sejak dilahirkan. Mereka rela tidak tidur demi menjaga anaknya terutama ketika sedang sakit. Mereka tidak akan puas sampai anak-anaknya bahagia. Mereka rela memberikan apa yang mereka miliki untuk kebahagiaan anaknya, dan kebaikan mereka pun tidak putus-putus walaupun sang anak sudah menginjak usia dewasa atau bahkan ketika sudah berkeluarga, orang masih merasa sedih dan berusaha menolong apabila anaknya mendapatkan kesusahan. Oleh karenanya, anak tidak mungkin dapat membalas semua jasa kebaikan yang tak terhingga walaupun dia memberikan semua harta dan kekayaannya kepada kedua orangtuanya, sebagaimana yang dikatakan oleh Mu’az bin Jabal radhiallahu ‘anhu ketika ditanya hak orangtua terhadap anaknya, beliau menjawab:

لَوْ خَرَجْتَ مِنْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ مَا أَدّيْتَ حَقّهُمَا

“Seandainya engkau berikan seluruh keluarga dan hartamu, engkau masih belum menunaikan hak kedua orangtuamu.” (Dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam kitab al Waro’ hal. 105-106).

Sudah menjadi keharusan bagi setiap anak untuk berbakti kepada kedua orangtua dengan ucapan atau perbuatan, baik dengan harta atau jiwa dan raganya dengan melayani dan menuruti perkataannya selama bukan satu kemaksiatan. Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kewajiban birrul walidain di atas jihad fi sabilillah sebagaimana dalam sebuah hadits:

عَنْ اِبْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ يَارَسُوْلَ الله أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَُلْتَُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَُلْتَُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: Aku berkata: “Wahai Rasulullah, amalan apa yang paling dicintai oleh Alloh? Beliau menjawab: “Sholat pada waktunya.” Aku berkata: “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab: “Berbakti kepada kedua orangtua.” Aku berkata: “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah.” (HR. Bukhori I/143 dan Muslim I/63).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mulai Konsultasi
Assalamualaikum, Ada yang bisa kami bantu?